Selasa, 27 Juli 2010

Pihak keamana masuk di kampus uncen

Universitas cenderawasih adalah salah satu universitas negeri yang ada di kawasan timur Indonesia. Uniersitas ini tahun-tahun sebelumnya mempunyai keamanan sendiri,yang langsung di bawah pengawasan resimen mahasiswa uncen hingga saat ini.Namun akhir-akhir ini di berikan pengawasannya kapada pihak kepolisihan oleh rektor seakan-akan tidak ada menwa alias keamanan kampus.
Hal ini jika kita lihat aturan di setaip lembaga studi dimana pun di Indonesia khususnya keamanan tidak diizinkan pihak lain masuk tanpa kecuali. Pihak kepolisihan masuk ke kampus apabila ada gamgguan darurat, itupun ada prosedur tersendiri.
Hal ini bisa terjadi, karena ada pihak-pihak yang mengacaukan (mengganggu keamana) pantasan ada judas-judas yang begitu dengar suara orang-orang penindasan,pelecehan,penaniayaan yang mulai menyuarakan bahwa ingin keluar dari beberapa hal tersebut, yang sampai saat ini masih saja trauma bahkan terun-temurun oleh anak cucu kecuali bebas dari negara biadap ini. disamping itu tidak sedikit yang korban nyawa mulai dari negara Indonesia mengambil pulau papua dengan tidak secara manusiawi.Akhir dari ini semua yang ambil kebijakan yang tujuannya mengorbankan Tuhan akan hitung bahwa suatu dosa yang tidak bisa ampuni.

Read More......

Senin, 12 Juli 2010

PERKEMBANGAN RESPEK

Perkembangan kegiatan Respek kabupaten Pemekaran Intan jaya hingga saat ini,masih berkelanjutan karena program ini membawa perubahan yang signifikan Pada umumnya Distrik sugapa dan 11 kampung pada Khususnya.Realisasi Kegiata pada tahun 2009 di fokuskan hanya Usaha Ekonomi Produktif(UEP).Sedangkan Infrastruktur alias sarana parasarana tidak dimasukan untuk di programkan ketika Prencaanan bersama masyarakat(PBM)
Parasarana jalan kampung dan jembatan tidak di Programkan karena dari sebelumnya pernah di usulkan namun tidak memberikan faedah hanya bersifat sementara.
Kegiatan ini mempunyai volume dananya culup besar.Bagi msyarakat program Nasional Pemberdayaan masyarakat mandiri adalah salah satu program yang cukup memberikan manfaat kalau hanya kegiatan UEP tersebut,perkembangan kagiatan UEP dan parasarana ini di muat oleh Pendamping Distrik Sugapa LIBA.

Read More......

Rabu, 07 Juli 2010

Dana Respek di cairkan untuk kegiatan

Kegiatan respek kabupaten Paniai / Intan jaya tahun anggaran 2009,telah di realisasikan belum lama ini. Kegiatan bisa langsung di aula kantor respek distrik secara umum oleh tim yang dipercayakan Oleh masing-masing Distrik Secara kolektif. Sedangkan kampungnya dari pengurus kampung masing oleh pengurus.
Kemudian Pelaksaan kegiatannya belum berjalan karena belanja sesuai dengan rab yang dibuat dari masing-masing usulan. kegiatan di tingkat kampung bervariasi ada yang Usaha ekonmi produktif ( UEP )ada pula yang pendidikan,dan ada yang Parasarana Jalan Tanah.Masing-masing kampung telah cairkan dana bantuan langsung pelaksanaan kegiatan sedang di jalan kan.
Di samping itu Rencana kunjungan Gubernur tepatnya pada bulan Juni namun masih molor terus hinnga saat ini. Tujuan beliau ingin meninjau Keberhasilan dan kegiatan respek kabupaten pemekaran ini.

Read More......

Kamis, 01 Juli 2010

Solusi

Kabupaten Puncak Papua dikabarkan suasana kunjungan gubernur tegang karena lantaran dana Operasional kegiatan dari Progaram PNPM Mandiri Respek tidak diberikan para kepala kampung.Hal ini bisa terjadi akibat Pendamping tidak sosialisasi progarm kepada masyarakat secara benar.
Kemudian Seleuruh kepala kampung yang ada memang tdak mempunyai opersional dari dana bantuan langsung masyarakat shingga inipun tidak bisa disalahkan pendamping yang bertugas di seluruh Papua, mengapa dikatakan demikian? karena pendamping adalah hanya pelaksana tugas bukan penentu keputusan, siapa yang salah? mari kita melihat bersama letak kesalahan! yang jelas Pemerintah dan masyarakat selesaikan bersama jangan melemparkan tanggungjawab.

Read More......

Rabu, 23 Juni 2010

REALISASI DANA BLM PNPM-RESPEK

Realisasi dana Bantuan langsung masyarakat {BLM) Kabupaten paniai/Intan Jaya, yang dinanti-naitkan oleh masyarakat tiga Distrik Yakni Agisiga, Sugapa, Homeyo telah direalisaikan. Kegiatan ini langsung dilakukan dikantor Respek secara kolektif Oleh Tim pengelolah kegiatan Distrik,Pendamping Distrik,Serta Wakil masyarakat yang dipercayakan oleh mastarakat ketika Musyawarah Distrik ( MUSDIS ) di depan pihak bank papua.
Kemudian penyerahan dana tersebut di masing-masing kampung dilakukan oleh pengurus kampung yang dipercayakan oleh masyarakat kampung itu sendiri dengan pendamping Distrik dari tiga Distrik tersebut.Pelaksanaan kegiatan di masing-masing kampung dilakukan sesuai dengan rab ( Rencana angggaran biaya ).Secara umum realisasi dana tersebut usai di lakukan hanya satu Distrik yang belum mencairkan dana karena keterlambtan pengambilan keputusan oleh pihak pendamping kabupaten paniai.Distrik yang di maksud adalah distrik Hitadipa ( Distrik Pemekaran).
Distrik ini terdiri dari enam kampung Yakni Kampung Wabui,Kulapa,Zanaba,pugisiga dan Balamai.Masyarakat dari Distrik Hitadipa tersebut menghadiri ketika realisasu dana BLM Untuk tiga distrik. Salah satu toko masyarakat mengatakan bahwa kami mau supaya mempercepatkan mencairkan dana Bantuan langsung masayarakat ( BLM ),karena mau melaksanakan kegiatan jangan lama-lama karena dana akan hangus kata mereka intinya bahwa mereka menunggu dana tersebut.


Read More......

Rabu, 16 Juni 2010

RENCANA KEGIATAN RESPEK

Kegiatan respek di kabupaten paniai bagian timur akan rencanakan pada bulan ini, di Distrik Sugapa kini ibukota Kabupaten Intan Jaya.Selama ini masyarakat menantikan dana bantuan langsung masyarakat (BLM ) untuk menuntaskan masalah mereka yakni masalah kepentingan umum sesuai kebutuhan mereka yang paling mendesak seperti; Pendidikan, UEP,Kesehatan,pertaniai,Peternakan,Perkebunan, Parasarana Jalan Tanah,Jambatan,serta masalah lain yang paling mendesak.untuk mewujudkan visi dan misi Bapak gubernur "Saya melihat papua baru" Pembangunan ini mulai dari kampung kekota bukan dari kota ke kampug.
Sehingga masyarakat dari tiga Distrik sedang siap melasanakan kegiatan di kampungnya masing sesuai usulan yang terdanai. Sebenarnya bisa cairkan seperti tahun-tahun sebelumnya namun hanya pendamping kabupaten kurang membangun kordinasi kerja yang begitu maksimal hingga molor waktu.

Read More......

Selasa, 15 Juni 2010

Kemajuan Respek di Paniai

Respek di Kabupaten Paniai pada umumnya berjalan aman dan terkendali, hanya saja beberapa Distrik yang belum cairkan dana Bantuan Lansung Masyarakat tersebut. Hal ini ada beberapa Pihak yang kurang kerja keras ( santai ) sehingga molor tetap saja ada.Pihak-pihak yang di maksud adalah pendamping Kabupaten dan pihak Bank kabupaten paniai.
Dibandingkan dengan Tahun-tahun sebelemnya tidak demikian, maksud apa, di tekan karena Pendamping dapat di kejar oleh masyarakat dari Distrik Yakni; SUgapa, Homeyo dan Agisiga.
Memperingatkan ke pendamping Kabupaten semua persoalan yang ada setelah tahu namun tidak di indahkan akibatnya danapun hingga saat ini belum cairkan efeknya makin bertambah bahaya bagi pendamping yang bertugas di tida Distrik tersebut. salah satu di antaranya masyarakat menggonggong pendamping bahwa kamu yang di Depositokan uang masyarakat tidak ada yang lain berang mereka.

Read More......

Kamis, 10 Juni 2010

Banyak Pejabat Yang Tidak Berkantor Di Sugapa

OCTHO- Banyak pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Intan Jaya yang tidak berkantor di Sugapa tetapi lebih sering tinggal di Kabupaten Nabire, bahkan lebih sering melakukan perjalanan ke luar Intan Jaya tanpa alasan yang jelas.

Hal ini di tuturkan salah satu masyarakat Intan Jaya, Yakob Sondegau kepada media ini belum lama ini di Sugapa, Intan Jaya. “Kami bingung, mereka berkantor dimana, karena tampaknya masih banyak kantor sementara yang telah di bangun oleh pemerintah namun tidak di gunakan layaknya sebagai kantor,” jelasnya.

Menurut Yakob, seharusnya para pejabat bisa berkantor di Intan Jaya setiap waktu, agar pelayanan kongkrit yang betul-betul menyentuh kehidupan masyarakat di Intan Jaya dapat di perhatikan segera, terangnya menjelaskan.

“Kalau pejabat semua berkantor di Intan Jaya dan memberikan pelayanan yang baik, sudah tentu manfaatnya akan di rasakan masyarakat Intan Jaya,” urainya.

Lebih lanjut menurutnya, bahwa masih banyak pejabat yang tidak betah tinggal di Intan Jaya, mereka lebih sering melakukan perjalanan ke luar daerah Intan Jaya, bahkan tinggal lama di Kabupaten Nabire. “Banyak pejabat termasuk putra daerah sendiri yang tidak betah tinggal di Intan Jaya, padahal seluruh kantor telah pindah ke Intan Jaya, kecuali kantor keuangan,” terangnya menambahkan.

Dirinya sangat berharap agar aktifitas kantor-kantor yang tidak berjalan di Sugapa dapat di fungsikan kembali, agar kehadiran Kabupaten Intan Jaya dapat betul-betul bermanfaat buat masyarakat Intan Jaya. (op)

Read More......
Template by : kendhin x-template.blogspot.com